Seandainya

Standard

Alkisah….. Ada seseorang meninggal dunia. Seperti biasanya, Rosulullah menyempatkan diri mengantarkan jenazahnya sampai ke kuburan. Tidak cukup sampai di situ, saat pulangnya, Rosulullah menyempatkan diri singgah di rumah duka untuk menghibur keluarga yang ditinggalkan supaya tetap sabar dan tawakal menerima musibah…. Sesampainya di sana, Rosulullah bertanya kepada istri almarhum, “Tidakkah almarhum suamimu mengucapkan wasiat sebelum wafat ?” Sang istri yang masih diliputi kesedihan hanya tertunduk. Isak tangis masih sesekali terdengar dari dirinya. “Aku mendengar ia mengatakan sesuatu ketika menjelang ajal, ya Rosulullah..” “Apa yang dikatakannya?” “Aku tidak mengerti, ya Rosulullah, karena kalimatnya terpotong-potong.” “Bagaimana bunyinya?” “Suamiku mengatakan : ‘Andaikata lebih panjang…..Andaikata yang baru…..Andaikata semuanya…’ hanya itulah yang tertangkap, sehingga aku dan keluargaku jadi bingung dibuatnya.” Rosulullah tersenyum. Istri almarhum heran kenapa Rosul tersenyum. “Sungguh, apa yang diucapkan suamimu itu tidak keliru.” Beliau diam sejenak. “Jika kalian semua mau tahu, biarlah aku ceritakan, agar kalian tak lagi bingung.” Semua keluarga almarhum mengerubungi Rasul, ingin mendengar apa gerangan sebenarnya yang terjadi. “Kisahnya begini.” Rasulullah memulai. ” Pada suatu hari, suamimu sedang bergegas menuju masjid untuk shalat jum’at. di tengah jalan ia berjumpa dengan orang buta yang juga hendak ke masjid. Si buta itu sendirian, tersaruk-saruk karena tak ada yang menuntunnya. Maka, dengan sabar dan telaten, suamimu membimbingnya hingga tiba di masjid. Nah, tatkala hendak menghembuskan nafas yang penghabisan itulah suamimu menyaksikan pahala amal shalihnya itu. Lalu, ia pun berkata, ‘Andaikan lebih panjang lagi….’ maksudnya, andaikan jalan ke masjid itu lebih panjang lagi, pasti pahalanya akan jauh lebih besar pula.” semua anggota keluarga itu sekarang mengangguk-angguk, mulai mengerti sebagian duduk perkara. ” Terus, ucapan yang lainnya, ya Rasulullah ?” Tanya sang istri yang semakin penasaran. Nabi menjawab, ” Waktu suamimu pergi ke masjid untuk shalat subuh, cuaca dingin sekali. Di tepi jalan ia melihat seorang lelaki tua yang tengah duduk menggigil dan hampir mati kedinginan. kebetulan suaminya membawa sebuah mantel baru, selain yang dipakainya. Maka, ia pun mencopot mantelnya yang lama yang tengah dikenakannya, dan diberikan kepada si lelaki tua itu. menjelang ajalnya, suamimu melihat balasan amal kebajikannya itu. Sehingga ia pun berkata, “Andaikata yang baru yang kuberikan kepadanya, dan bukannya mantelku yang lama yang kuberikan kepadanya, pasti pahalaku jauh lebih besar lagi.’ Itulah yang dikatakan suamimu selengkapnya… “Kemudian, ucapan yang ketiga, apa maksudnya ya Rosulullah?” tanya sang istri lagi. Dengan penuh kesabaran, Rasulullah menjelaskan, “Ingatkah engkau ketika pada suatu waktu suamimu datang dalam keadaan sangat lapar dan meminta disediakan makanan? Ketika itu engkau segera menghidangkan sepotong roti yang telah dicampur daging dan mentega Namun, tatkala hendak dimakannya tiba2 seorang musafir mengetuk pintu dan meminta makanan. Suamimu lantas membagi rotinya menjadi dua potong. Yang sebelah diberikan kepada musafir… Pada waktu suamimu sakaratul maut, ia menyaksikan betapa besarnya pahala dari membagi roti itu. Karenanya, ia pu menyesal dan berkata : ‘Andaikata semuanya kuberikan, sudah pasti pahalaku akan berlipat ganda pula’ Sekarang, semua anggota keluarga mengerti. Mereka tak lagi risau dengan apa yang telah terjadi kepada almarhum. Kelapangan di alam kubur telah diraih oleh almarhum karena ia selalu memberi dan menolong orang lain.

Maha Benar firman ALLAH SWT : “Jika kamu berbuat baik, sebetulnya kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri…” (QS Al-Israa : 7 )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s